Dampak Klinis Mata Kering

Mata merupakan indra yang sangat kompleks, mata kering adalah penyakit yang memiliki dampak besar bagi mata, salah satunya kerusakan kornea. Fungsi utama dari mata adalah  untuk melihat. Meski memiliki peran penting  dalam kehidupan manusia, mata terkadang masih kurang mendapat perhatian dalam perawatan sehingga tidak  sedikit  penyakit atau gangguan yang muncul seperti miopi, hipermetropi, katarak dan masih banyak lagi. Ada pula penyakit muncul karena kelalaian kita.

Selain Untuk melihat, mata diibaratkan sebagai jendela tubuh kita. Itu karena, 95% informasi yang diterima oleh otak datangnya dari melalui indra ini. Seperti halnya tubuh yang memiliki bagian penting, mata juga memiliki  bagian-bagian penting antara lain, kornea, pupil, lensa mata, retina, dan sarat optik. Ke-5 bagian ini nantinya bekerja sama untuk mengatur dan menyampaikan pesan ke otak, yang kemudian akan membentuk gambar dari suatu pandangan.


Ada lagi komponen yang tak kalah penting agar memiliki pandangan yang tajam dan jelas, yaitu lapisan air mata. Lapisan ini timbul dan terjadi karena adanya gerakan berkedip dari kelopak mata, yang kemudian membuat permukaan mata menjadi licin dan penglihatan jernih. Ada 3 bagian yang terdapat di lapisan ini :

  • Lapisan lipid (lemak), diperoleh dari kelenjar-kelenjar kecil yang ada dipinggiran kelopak mata (kelenjar Mei-bom). Lapisan ini memiliki fungsi melicinkan permukaan mata, serta mengurangi kemungkinan penguapan pada permukaan mata.
  • Lapisan Aqueos (air), dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar kecil  yang menyebar di seluruh selaput mata (konjungtiva). Juga dihasilkan oleh kelenjar air mata (kelenjar lakrimal). Fungsinya untuk membersihkan mata dan mengeluarkan benda asing.
  • Lapisan Mucin (lendir), diperoleh melalui sel goblet di konjungtiva. Fungsinya untuk menyebarkan air mata secara merata pada mata. Lapisan ini sebagai pelumas bagi mata kita. Adanya lapisan air mata, membuat permukaan mata menjadi licin dan menghasilkan penglihatan yang tajam.
Mata Kering
Apa yang terjadi jika bagian ini mengalami gangguan? Mata kering merupakan gangguan yang biasa terjadi. "Mata kering merupakan suatu keadaan, yang disebabkan oleh berkurangnya lapisan cairan mata, kualitas cairan mata yang buruk, atau meningkatnya evaporasi/penguapan cairan mata yang digunakan untuk membasahi atau melumasi mata", ujar di. Iwan Soebijantoro, SpM., dari Jakarta Eye Center.

Mata kering muncul karena adanya gangguan di salah satu lapisan air mata. Sehingga, menyebabkan ketidakstabilan dalam produksi  dan fungsi dari lapisan air mata. Pada mata normal, lapisan air mata akan membasahi permukaan bola mata sepanjang waktu, dalam kadar yang normal (tidak terlalu basah dan tidak terlalu kering). Tapi, tidak pada mata kering.

Gangguan mata kering bisa diderita semua usia, baik pria maupun wanita. Gejala awal yang dikeluhkan penderita umumnya mata terasa kering. Pasien merasakan ada sesuatu yang mengganjal di mata, seperti ada benda asing. Keluhan inilah yang paling banyak terjadi, jika seseorang mengalami gangguan mata kering.,

Pada tingkat lanjut akan timbul gejala lain Biasanya pasien merasakan di matanya seperti ada pasir, terasa panas terbakar, mudah silau jika terkena cahaya, meski jumlah cahaya yang masuk sedikit. Kalau sudah ketahap ini biasanya dalam pemeriksaan, dokter akan menggunakan schirmer tes yang berfungsi mengetahui produksi air mata. Bisa juga menggunakan tearscope, untuk mengetahui kualitas air mata.

Tingkat prevalensi gangguan mata ini paling banyak ditemukan di daerah perkotaan. Jika gangguan ini didiamkan, bisa menimbulkan gangguan penglihatan lain, serta menyebabkan terjadi infeksi di kornea mata karena kekurangan cairan.

Menurut dr. Iwan Soebijantoro, mata kering biasanya ditandai dengan adanya gejala rasa iritasi, terasa panas, perih, seperti berpasir. Biasanya mata juga terasa lengket ketika bangun tidur, serta timbul rasa gatal dan penglihatan kabur.

Gejala-gejala tersebut bisa terasa lebih parah. Ketika berada di lingkungan yang berangin, misalnya pada ruang berkipas angin atau ber-AC, setelah membaca atau saat bekerja di depan komputer dalam jangka waktu lama.

Faktor Penyebab
Untuk mengetahui mata kering, yang perlu dilakukan pertama kali adalah mengetahui penyebabnya. Ada beberapa hal yang dilakukan dokter, untuk menegakkan suatu diagnosa, salah satunya dengan melakukan pemeriksaan. Seperti, mengukur jumlah produksi air mata dan menentukan lapisan air mata mana yang berkurang produksinya.

Penyebab mata kering yang paling normal ditemui adalah akibat proses penuaan. Ketika umur manusia masuk kedalam fase penuaan, secara otomatis menyebabkan produksi lemak akan ikut menurun dan semakin sedikit. Misalnya, saat berusia 55-60 tahun, produksi lemak di dalam tubuh akan berkurang sekitar 60% dibanding ketika berusia 18 tahun. Karena kekurangan lemak, maka lapisan air mata akan terpengaruh, khususnya pada jenis lapisan lemak terluar dari lapisan air mata. Tanpa lapisan ini lapisan air mata akan lebih cepat terjadi penguapan, akibatnya area pada kornea menjadi kering. Tapi, kata dr. Iwan, masih ada faktor pencetus lain, yaitu:
  • Merokok atau perokok pasif
  • Alergi
  • Pengguna lensa kontak jangka lama
  • Pernah melakukan tindakan operasi mata sebelumnya.
Perokok aktif dan pasif berisiko besar terkena mata kering. Karena saat merokok, asap yang keluar dan berkontraksi langsung dengan mata akan membuatnya sesitif, sehingga membuat mata perih dan panas. Jika berlanjut bisa mencetuskan mata kering. Sedangkan pada pemakai lensa kontak, dapat menyebabkan deposit protein pada permukaan lensa mata karena lapisan air mata diserap oleh lensa kontak.

Aktivitas yang membuat mata cenderung tidak berkedip, seperti bekerja di depan komputer, berenang, menbaca, nonton TV dan menyetir dalam kurun waktu lama, juga bisa menyebabkan mata menjadi kering. 

Lingkungan juga memegang peranan penting terhadap kondisi mata. Karena apa yang ada di lingkungan akan kontak langsung dengan indra ini. Udara yang panas, polusi, debu, terlebih dengan adanya global warming, merupakan faktor resiko eksternal yang dampaknya sangat besar bagi mata.

Mata kering merupakan suatu penyakit, tergantung dari penyebabnya. Ada yang dapat disembuhkan, ada pula yang tidak dapat disembuhkan. Mata kering yang terus terjadi secara berkepanjangan, bisa menimbulkan kelainan mata lainnya seperti mata merah dan mudah terjadi infeksi.

"Salah satu infeksi yang ditimbulkan adalah bisa mengakibatkan gangguan yang berdampak pada kerusakan kornea, sehingga membuat penglihatan terganggu. Bila kerusakan kornea mata sudah lama, maka tidak dapat lagi dilakukan pengobatan dan harus dilakukan tindakan operasi congkok kornea. Itu karena pengobatan mata kering sangat berbeda dengan penyakit mata lainnya", ujar dr. Iwan.

Sulit untuk mencegah yang disebabkan karena proses penuaan. Tapi, jika kita sudah merasakan dan mengetahui salah satu gejala di atas, ada baiknya langsung memeriksakan diri ke dokter mata agar mendapatkan kepastian diagnosa dan penanganan yang tepat, untuk menghindari komplikasi yang disebabkan karena mata kering.






0 comments:

Post a Comment